Rabu, 03 April 2013

SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING


Satuan Layanan Bimbingan dan Konseling


Sub tugas perkembangan      :
Memiliki rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri
Sekolah                                   : SMA Negeri 1 Bandar Lampung
Kelas/semester                       : XI / 1
Tahun                                      : 2012-2013


A.    Topik Permasalahan         : Terwujudnya sikap bertanggung jawab terhadap diri sendiri
B.    Bidang Bimbingan             : Pribadi
C.   Jenis Layanan                   : Informasi
D.   Fungsi Layanan                : Pemahaman
E.    Kompetensi yang ingin dicapai     :
·         Siswa mengerti apa itu tanggung jawab terhadap diri sendiri
·         Siswa memahami pentingnya sikap bertanggung jawab
·         Siswa dapat memiliki sikap bertanggung jawab pada dirinya

F.    Uraian Kegiatan
1.    Strategi penyajian       : klasikal, ceramah, dan Tanya jawab
2.    Materi                          :
Ø  Pengertian tanggung jawab
Ø  Apa pentingya sikap bertanggung jawab
Ø  Manfaat dari sikap yang bertanggung jawab

G.   Tempat Penyelenggaraan            : Ruang kelas
H.   Alokasi Waktu                               : 1x45 menit
I.      Pihak yang disertakan                  : Guru pembimbing dan siswa
J.    Alat dan Perlengkapan                 : Spidol, papan tulis, modul psikologi
K.    Rencana Penilaian                        : Lajapen
L.    Rencana tindak lanjut                   : Menjadikan hal ini sebagai prilaku
M.   Catatan khusus                             : . . . . . . . . . . . . . . . . . . .



Bandar Lampung, 20 Oktober 2012

Mengetahui
Kepala SMAN 1 B. Lampung                                                             Guru Pembimbing



Drs.Adam Kuniawan M.M                                                      Febri Sofyanti, S.Pd
NIP. 08092012                                                                        NIP. 10110079



MATERI :

·        PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tangung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.

MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB

(a) Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggug jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. 

(b) Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami-istri, ayah-ibu dan anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan.

(c) Tanggung jawab terhadap Masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial.

(d) Tanggung jawab kepada Bangsa / Negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh negara.Contoh :
Dalam novel jalan tak ada ujung karya Muchtar Lubis, Gum Isa yang tekenal sebagai guru yang baik, terpaksa mencuri barang-barang milik sekolah demi rumah tangganya., Perbuatan guru ini bisa pula dipertanggungjawabkan kepada KEPSEK kalau perbuataan itu diketahui ia dapat berurusan dengan pihak kepolisian dan pengadilan.

(e) Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsang terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama.

Menjadi orang yang bertanggung jawab tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, banyak proses yang akan dan harus dilalui untuk memiliki sebuah pola dan kepribadian yang bertanggung jawab.

Kepribadian orang yang bertanggung jawab tidak terbatasi oleh hal apapun ataupun masalah yang menimpa dirinya, maksudnya rasa tanggung jawab yang di miliki seseorang tidak terbatas hanya pada pekerjaan, diri sendiri dan keluarga saja melainkan seluruh aspek dalam kehidupan ini dan tidak akan tergoyahkan oleh godaan dan cobaan maupun masalah yang menimpa pada diri seseorang yang bertanggung jawab tersebut.

Manusia yang pada khusus dan umumnya dengan banyak kelemahan dan kekurangan ini, hanyalah bisa belajar dan belajar terus untuk bertanggung jawab. Dengan belajar bertanggung jawab dari dini akan semakin mudah menjalani dan menerima segala tanggung jawab pada diri dan akan menjadikan atau menciptakan diri yang lebih berkualitas dalam segala bidang.

Kenapa kita harus menjadi orang yang bertanggung jawab ???
Ya sepertinya manusia memang pada dasarnya harus tau keuntungan terlebih dahulu baru mereka akan menerima dan menjalani suatu sikap ataupun sifat tanggung jawab. Banyak sekali manfaat dan keuntungan bila kita menjadi orang yang bertanggung jawab, di antaranya kita akan menjadi orang yang di percaya orang lain, menjadi orang yang di prioritaskan, menjadi orang yang percaya diri, dan menjadi sandaran bagi orang orang karena mereka melihat diri kita mampu bertanggung jawab atas segala sesuatunya.

Memang menjadi 
orang yang bertanggung jawab tidaklah mudah, misal dalam pekerjaan saja, terkadang beban ataupun pekerjaan yang di timpakan pada diri kita dan sudah seharusnya kita selesaikan dan menjadi tanggung jawab kita sepenuhnya baik atas kesalahan maupun kebaikan yang di terima. Tapi terkadang bila datang kebaikan, pujian maupun kesuksesan dalam pekerjaan kita akan bangga dan merasa diri mampu menyelesaikan dengan tanggung jawab, namun bila ada kesalahan terkadang lempar batu sembunyi tangan alias melemparkan kesalahan pada orang lain, padahal seharusnya itu menjadi tanggung jawab kita sepenuhnya.

MANFAAT TANGGUNGJAWAB TERHADAP MANUSIA DALAM KEHIDUPAN
Setelah kita melaksanakan tanggungjawab dalam kehidupan, ada beberapa manfaat yang akan kita rasakan dalam kehidupan sehari – hari :
1. Menumbuhkan rasa disiplin yang tinggi
2. Dapat menghargai waktu
3. Dapat dipercaya oleh orang lain baik dalam sisi pekerjaan ataupun yang lainnya
4. Kesuksesan cepat di raih
5. Memperoleh kebahagiaan
6. Mampu berbuat adil dan mencoba untuk adil









Satuan Layanan Bimbingan dan Konseling



Sub tugas perkembangan      :
Mampu menyesuaikan diri dilingkungan dan menghilangkan rasa ketidak percayaan diri
Sekolah                                   : SMA Negeri 1 Bandar Lampung
Kelas/semester                       : XI / 1
Tahun                                      : 2012-2013

A.    Topik Permasalahan   : Praktik agar dimilikinya penyesuaian diri yang efektif pada siswa
B.    Bidang Bimbingan       : Sosial
C.   Jenis Layanan             : Konseling Kelompok
D.   Fungsi Layanan          : Perbaikan
E.    Kompetensi yang ingin dicapai           :
Ø  Siswa mampu memperbaiki sikap dalam menyesuaikan diri
Ø  Siswa dapat menghilangkan raa ketidak percayaan diri
F.    Uraian Kegiatan
1.    Strategi Penyajian                         : klasikal, Tanya jawab, diskusi, ceramah
2.    Materi                                            :
1. Manfaat bersosialisasi
2. Tips-tips memiliki rasa percaya diri
3. Bagaimana penyesuaian diri yang efektif
G.   Tempat Penyelenggaraan                  : Ruang kelas
H.   Alokasi Waktu                                     : 1x45 menit
I.      Pihak yang disertakan                        : Sejumlah siswa kelas XI
J.    Alat dan Perlengkapan                       : Spidol, papan tulis, modul psikologi
K.    Rencana Penilaian                              : Lajapen
L.    Rencana tindak lanjut                         : Melakukan komunikasi yang intensif dengan  siswa
M.   Catatan khusus                                   : . . . . . . . . . . . . . . . . . . .



Bandar Lampung, 20 Oktober 2012

Mengetahui
Kepala SMAN 1 B. Lampung                                                             Guru Pembimbing



Drs.Adam Kuniawan M.M                                                      Febri Sofyanti, S.Pd
NIP. 08092012                                                                        NIP. 10110079





MATERI :
Sosialisasi adalah suatu proses belajar yang seseorang menghayati (internalisasi) norma-norma sosial di mana ia hidup sehingga menjadi individu yang baik. Atau sosialisasi adalah suatu proses mempelajari kebiasaan dan tata kelakukan untuk menjadi bagian dari suatu masyarakat.

Itu hanya beberapa keuntungan bersosialisasi Bersosialisasi memang dibutuhkan dalam hidup seorang individu. Tentu saja untuk menambah teman atau memperkenal karakter seseorang. Dengan demikian kita akan semakin akrab dan bisa saling membantu satu sama lain. Mendekatkan diri dengan lingkungan dapat menambah wawasan dan memperbesar untuk memperoleh keuntungan. Ada beberapa MANFAAT bersosialisasi yang bisa kita peroleh.

Yang pertama tentu saja memperbanyak teman. Mempunyai banyak teman memang menguntungkan selain kita dapat mengenal berbagai macam karakter, juga akan memperluas pengetahuan dengan sharing satu sama lain. Selain itu, akan  memperoleh info seputar pekerjaan, tugas atau kegiatan tertentu.

Kedua adalah memperoleh pekerjaan. Suatu pekerjaan dapat pula diperoleh dari terjalinnya sosialisasi yang baik. Dengan bersosialisasi akan membuka pikiran kita tentang keadaan yang ada disekitar lingkungan kita, yang mungkin ada suatu pekerjaan yang kita dapat dan harus kita perjuangkan. Jangan sampai kesempatan tersebut terbuang sia-sia dengan cara berpedoman pada kunci sukses yang Anda pegang.

Ketiga adalah dapat memberikan pekerjaan pada teman yang membutuhkan suatu pekerjaan. Jika kita mempunyai suatu perusahaan maka sosialisasi akan membantu untuk memperoleh tenaga kerja baru, dan tentu akan memperlebar bisnis yang kita jalankan sehingga kesuksesan pun akan datang. Dan dengan masuknya tenaga kerja baru tentu akan meningkatkan kualitas ekonomi dilingkungan sekitar tanpa sadar pun kita juga mengurangi angka pengangguran.

Keempat adalah memperluas wawasan. Sosialisasi akan berdampak baik jika kita pandai dalam memilih lingkungan tepat. Memilih lingkungan yang baik akan membuka wawasan baru dalam otak kita yang secara otomatis akan merekam semua berita yang masuk kalau kita menyimaknya dengan seksama. Semakin luas wawasan kita maka semakin pintar pula kita dalam memilih lingkungan dan menyimak info yang akan kita dengar.

Kelima adalah belajar menghargai orang lain. Menghargai orang lain memang sangat diperlukan dalam bersosialisasi karena dengan saling menghargai akan timbul saling respon antara satu dan yang lain. Tapi seperti yang lalu saya katakan, kita harus belajar menghargai diri sendiri sebelum menghargai orang lain.


TIPS MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI :
Sebelum itu ada persiapan yang perlu dilakukan sebelum terapi. Pertama benahi terlebih dahulu bagaimana cara pandang terhadap diri Anda sendiri. Kurangi pandangan buruk mengenai diri sendiri seperti anggapan bahwa diri kita lebih jelek dibanding orang lain, membosankan, tak pandai bebicara, dll. Ketika Anda memandang diri sebagai orang yang menyenangkan, ramah, dan selalu ingin membuat pertemanan dengan siapapun maka sikap Anda-pun akan berubah saat berhubungan dengan orang lain.
Gambarkan pada dirimu sendiri. Bahwa diri Anda itu jauh lebih baik dari apa yang telah Anda nilai.
Kedua, apapun keadaan Anda saat ini menjadi sangat penting untuk tetap menampilkan tindakan yang positif dan mempesona. Bagaimana cara pandang kita pada diri sendiri mutlak dipengaruhi oleh pandangan orang lain pada kita. Jika banyak orang mengatakan bahwa kita adalah orang yang menyenangkan, kita cenderung memandang diri kita adalah orang yang menyenangkan. Jadi jika selama ini Anda dinilai kurang baik (salah satunya dalam kepercayaan diri) ini waktu yang tepat untuk memulai sebuah perubahan.
Terapi untuk meningkatkan kepercayaan diri:
1.    Senyum, tersenyum saat melakukan pembicaraan. Senyum itu akan meningkatkan kepercayaan dari lawan bicara pada kita.
2.    Sapa dengan ramah, sebuah prinsip dalam berkomunikasi jika seseorang tersenyum pada kita maka kita cenderung membalasnya dengan sebuah senyuman juga. Begitu juga jika kita ramah maka orang lain cenderung akan ramah pada kita.
3.    Tampil apa adanya, disini perlu sebuah pemikiran lebih tentang tampil apa adanya. Bahwa ada kalanya orang lain tdk nyaman ketika kita tampil apa adanya. Tampil apa adanya disini perlu disesuaikan dengan pandangan orang lain tentang tampil apa adanya. Tampil adanya adalah membuat orang lain nyaman berkomunikasi dengan kita.
4.    Tetap tenang dan kontrol emosi. Ketahuilah dan pikirkan lebih dulu apa yang hendak Anda katakan. Perhitungkan dan gunakanlah logika untuk setiap kata-kata yang keluar dari mulut Anda. Tetap tenang dan jangan mudah terbawa keadaan.
5.    Hangat dan memberi simpati dalam  bersikap. Lakukanlah sedikit mungkin kritik terhadap apa yang dikatakan orang lain. Perbanyak humor dan buatlah orang lain tertawa. Perlu Anda kethui orang lain kurang senang jika mendengar keluhan dan banyak masalah yg Anda hadapi. Mereka senang berada dekat orang yang optimis.
6.    Empati. Empati itu menempatkan kaki kita di sepatu mereka. Kita dituntut belajar untuk menempatkan diri pada kondisi yang dialami orang lain. Mencoba mengerti bagaimana cara pikir mereka, dan apa yang mereka lakukan. Dalam tahap ini Anda akan lebih mengerti bagaimana cara bersikap pada orang lain dan cara pandang terhadap diri sendiri.
7.    Lakukan terapi ini terus menerus hingga menjadi kebiasaan dan menjadi jati diri Anda yang mampu percaya pada diri Anda sendiri. Karena percaya diri ini bukan masalah antara kita dengan diri sendiri tapi juga mutlak adalah masalah berhubungan dengan orang lain.





Satuan Layanan Bimbingan dan Konseling



Sub tugas perkembangan      :
Memotivasi siswa agar tetap bersemangat dalam belajar dan meraih prestasi
Sekolah                                   : SMA Negeri 1 Bandar Lampung
Kelas/semester                       : XI / 1
Tahun                                      : 2012-2013

A.    Topik Permasalahan   : Bagaimana terhindar dari menurunnya semangat belajar
B.    Bidang Bimbingan       : Belajar
C.   Jenis Layanan             : Layanan Pembelajaran
D.   Fungsi Layanan          : Pencegahan
E.    Kompetensi yang ingin dicapai           :
1)    Agar siswa tetap bersemangat dalam belajar
2)    Siswa termotivasi untuk meraih prestasi tinggi
3)    Terhindarnya rasa bosan saat belajar
F.    Uraian Kegiatan
1.    Strategi penyajian       : klasikal, ceramah, Tanya jawab
2.    Materi                          :
·         Manfaat belajar bagi kehidupan dimasa depan
·         Belajar itu menyenangkan
·         Memotivasi untuk meraih prestasi yang baik
G.   Tempat Penyelenggaraan      : Ruang kelas
H.   Alokasi Waktu                         : 1x45 menit
I.      Pihak yang disertakan            : Guru pembimbing dan siswa
J.    Alat dan Perlengkapan           : Spidol, papan tulis, modul psikologi
K.    Rencana Penilaian                  : Lajapen
L.    Rencana tindak lanjut             : Melakukan komunikasi yang intensif dengan siswa
N.   Catatan khusus                       : . . . . . . . . . . . . . . . . . . .



Bandar Lampung, 20 Oktober 2012

Mengetahui
Kepala SMAN 1 B. Lampung                                                             Guru Pembimbing



Drs.Adam Kuniawan M.M                                                      Febri Sofyanti, S.Pd
NIP. 08092012                                                                        NIP. 10110079






MATERI :
Pendidikan merupakan ilmu yang dapat kita pelajari. Dengan kata lain, pendidikan sangat erat kaitannya dengan pengetahuan. Di era globalisasi seperti sekarang ini, pendidikan memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan taraf hidup. Bahkan, sebuah penelitian di Amerika Serikat menyatakan bahwa tingkat kesejahteraan pada umumnya sangat bergantung pada tinggi rendahnya tingkat pendidikan. Seseorang dengan pendidikan yang tinggi akan memiliki tingkat kesejahteraan yang baik, sebaliknya seseorang dengan pendidikan yang rendah akan memiliki tingkat kesejahteraan yang kurang baik. Mungkin anggapan itu tidak benar seutuhnya, banyak orang di luar sana yang berpendidikan rendah, tetapi mereka mempunyai tingkat kesejahteraan yang tinggi. 
Pendidikan yang tinggi memang bukan suatu syarat mutlak untuk mencapai kesuksesan. Tetapi, paling tidak pendidikan dapat memberikan jaminan bagi kehidupan seseorang. Semakin ketat persaingan yang terjadi membuat peranan pendidikan semakin penting. Tidak kita pungkiri bahwa sebagian besar orang yang berpendidikan tinggi lebih cerdas dalam menyelesaikan masalah yang di hadapinya. Pendidikan pun secara tidak langsung dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku seseorang. Pendidikan itu ibarat bekal di masa depan dimana semakin ketatnya persaingan antara masing-masing pribadi. Lalu, bagaimana dengan anggapan bahwa wanita tidak harus mengenyam pendidikan yang tinggi? Anggapan seperti itu tentu masih sering kita dengar sekarang ini. “Perempuan tidak perlu berpendidikan tinggi, karena pada akhirnya kaum perempuan hanya akan bekerja di dapur .” Apakah anggapan seperti itu benar? Ya, kewajiban seorang perempuan memang mengurus rumah tangga dan tentunya menjadi seorang ibu rumah tangga yang baik, itu telah menjadi kodratnya dalam kehidupan. Lalu, apa dengan alasan itu perempuan tidak perlu berpendidikan? Apakah sia-sia bila seorang perempuan berpendidikan tinggi?

Sedikit banyak kita ketahui, zaman telah mulai berubah. Dahulu, seorang laki-laki identik dengan tugasnya yang mencari nafkah untuk keluarga, sedangkan seorang perempuan bekewajiban untuk mengurus dan mendidik anak, serta menjadi seorang ibu rumah tangga. Tetapi, zaman sekarang perempuan juga bisa melakukan tugas seorang laki-laki untuk mencari nafkah tanpa mengesampingkan kewajibannya sebagai seorang ibu rumah tangga. Perempuan tentunya juga berhak untuk mengenyam pendidikan yang tinggi. Perempuan berhak untuk mengejar cita-cita nya. Jadi, tidak ada anggapan bahwa pendidikan tinggi untuk perempuan itu sia-sia. Pendidikan bagi perempuan juga dapat menjadi bekal di masa mendatang. Tentunya, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok, lusa, setahun, atau sepuluh tahun lagi. Bila suatu keadaan mendesak terjadi, perempuan pun bisa menggantikan peran seorang laki-laki untuk menafkahi keluarganya.

Pernah saya menonton sebuah acara televisi yang dipandu oleh seorang motivator terkenal. Ketika seorang penonton bertanya padanya, “Apa gunanya istri anda mengenyam pendidikan tinggi sampai ke luar negri, bila pada nyatanya sekarang dia tidak berkarir?” Lalu sang motivator pun menjawab, “ Istri saya memang seorang ibu rumah tangga, ibu dari anak-anak saya, wanita yang saya cintai, penasehat saya dalam membangun usaha, pemilik asset dan pengelola dari bisnis-bisnis keluarga serta pemelihara kesehatan keluarga. Pendidikan istri saya sangatlah berguna.” Dari sini kita dapat menarik sebuah kesimpulan bahwa pendidikan itu penting bagi setiap orang termasuk kaum perempuan. Kaum perempuan juga berhak mengeyam pendidikan yang tinggi.

Di era modern seperti sekarang ini, banyak kendala yang harus di hadapi untuk dapat memperoleh pendidikan yang tinggi. Salah satu dari kendala itu adalah besarnya biaya yang harus di keluarkan untuk mengayom pendidikan. Banyak orang-orang yang berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan tetapi mereka terpaksa menyurutkan keinginannya karena kekurangan biaya. Keadaan seperti ini tentunya sangat mengiris hati. Tidak kita pungkiri, semakin tinggi pendidikan maka semakin besar pula biaya yang harus di keluarkan. Apakah hanya orang-orang yang berkecukupan yang berhak untuk memperoleh pendidikan yang tinggi? Ini sangat tidak adil bukan? Memang sudah seharusnya pemerintah memberikan bantuan bagi mereka yang tidak mampu dan ingin melanjutkan pendidikannya. Sungguh amat disayangkan bila seorang yang seharusnya menjadi generasi penerus bangsa harus pupus cita-citanya hanya di karenakan kekurangan biaya. Tentunya pasti banyak masyarakat di berbagai negara yang mengalami hal serupa. Mereka terpaksa harus berhenti sekolah karena tidak berkecukupan dan akan membuat mereka merasa putus asa. Tentunya ini sangat memprihatinkan.

Keadaan yang sulit memang bila berada di posisi seperti itu, tapi satu hal yang perlu kita ingat, “ Dimana ada kemauan disitu akan ada harapan . ” Kita harus yakin, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Selama kita berkemauan keras dan berusaha maksimal, semua itu mungkin akan terjadi. Pernah suatu ketika saya membaca sebuah Koran harian nasional yang menuliskan tentang kisah seorang gadis yang mendapatkan beasiswa ke salah satu perguruan tinggi ternama diluar negri. Pengalaman yang sangat luar biasa pastinya. Gadis yang beruntung itu pada mulanya terancam tidak melanjutkan pendidikan ke bangku perguruan tinggi karena kekurangan biaya. Tetapi, dengan kegigihan dan kemauan keras untuk memperoleh pendidikan, ia mengikuti beasiswa dan alhasil ia diterima dan berhak mendapat beasiswa itu. Memang tentunya tidak mudah untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, di butuhkan kemauan, doa, dan usaha yang gigih. Seperti apa yang di katakana oleh Thomas Alva Edison, “ Genius is 1 percent inspiration and 99 percent perspiration .” Kemampuan otak itu 1 persen, 99 persen adalah usaha dan kerja keras. Mungkin beberapa orang beranggapan, “ Aku tidak sepintar dia yang bisa mendapatkan beasiswa itu. ” Tapi pada nyatanya, semua orang bisa untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan bila mereka mau bekerja keras dan tidak pernah takut akan kegagalan. Biaya tidak boleh kita jadikan alasan untuk meraih cita-cita. Anggaplah kendala itu sebagai tantangan yang harus kita lalui agar kita selalu berusaha dalam mencapai segala sesuatunya. (Source : bookmarkq)

12 tips belajar yang menyenangkan
Kita sering kali putus asa dengan nilai pelajaran yang buruk...padahal jelas-jelas kita sudah melakukan dan berusaha dengan sebaik mungkin....tapi hasilnya...buruk...jadi gimana donk cara nya atau tips wat agar kita ga putus asa ???dengan nilai-nilai kita??,bahkan gimana caranya supaya kita jadi produktif mendapat nilai-nilai yang bagus-bagus alias memuaskan. Ada beberapa tips yaitu :

1.Coba deh kita belajar dengan menggunakan hati kita,kita mulai belajar dengan penuh keikhlasan untuk belajar pelajaran itu,ga usah ngedumel kalo ortu atau guru meminta kita buat belajar pelajaran itu.

2.Cobalah untuk mensugestikan bahwa pelajaran itu adalah pelajaran favorit kamu,dan itu adalah pelajaran yang menyenangkan.

3.Sisihkan waktu 15menit aja buat membaca buku pelajaran itu,atau kalo itu pelajaran Matematika ,coba lah latihan-latihannya cukup 15menit secara rutin ya ,itu dapat membantu kamu untuk memahami dan mencintai pelajaran itu...

4.Jangan kaku dengan kondisi belajar ,maksudnya belajar ga cuma di dalam ruangan yang hening,yang ada meja kursi dan fokus belajar....coba gaya baru belajar ,sah-sah aja klo kita belajar di foodcurt mall,atau di taman,atau di angkot sekaligus juga ga masalah...
belajar sambil dengerin musik juga membantu otak kita menyerap pelajaran....

yang penting buat lah agar kamu nyaman pada saat belajar....

5.sebelum belajar coba jangan terlalu memakan makanan yang berlemak,dan usahakan kondisi perut dalam keadaan yang ga terlalu kenyang alias secukupnyalah... kalau bisa sebelum belajar atau saat belajar kita makan atau nyemil buah segar aja...dan hindari snack yang gurih /mengandung fetsin/rasa manis....

6.jangan belajar di atas tempat tidur ,karna hal itu bisa mensugesti kita jadi malas dan mengantuk.

7.ketika sudah mengantuk ,yuksss kita peregangan sebentar aja. gerak-gerakan tubuh kita sampil belajar...

8.jangan paksakan diri kita kalau diri kita lagi ga mood buat belajar...alhasil bukan nyaman tapi malah sebaliknya...kita jd merasa tertekan.\

9.tarik nafas panjang dan hembuskan perlahan-lahan,tenangkan diri kita ketika kita mulai belajar.

10.olah raga di pagi hari,cukup membantu loh untuk menjauhkan kita dari stres...

11.jangan hanya belajar terus menerus..kita juga harus kudu berrekreasi .... bersenda gurau bersama teman itu penting unutk melepaskan ke penatan kita.

12.usahakanlah setiap harinya kita tertawa dan bahagia ,hal ini penting untuk menjaga mood kita agar selalu bersemangat dan jauh dari rasa bosen dan males..







Satuan Layanan Bimbingan dan Konseling

Sub tugas perkembangan      :
Siswa memahami bakat dan minat dalam dirinya untuk menentukan karir yang ingin dicapai
Sekolah                                   : SMA Negeri 1 Bandar Lampung
Kelas/semester                       : XI / 1
Tahun                                      : 2012-2013

A.    Topik Permasalahan   : Menyesuaikan bakat serta minat dalam pemilihan karir di
  masa depan
B.    Bidang Bimbingan       : Karir
C.   Jenis Layanan             : Penempatan
D.   Fungsi Layanan          : Pemeliharaan
E.    Kompetensi yang ingin dicapai                       :
Ø  Agar siswa mampu memahami bakat yang ada didirinya
Ø  Agar siswa dapat menentukan karir dimasa depan
Ø  Agar siswa mampu mengembangkan potensi yang ada dalam diri
F.    Uraian Kegiatan
1.    Strategi Penyajian                         : klasikal, Tanya jawab, diskusi, ceramah
2.    Materi                                            :
·         Mengenali bakat dalam diri
·         Menentukan pilihan karir sesuai bakat dan minat
·         Cara mengembangkan potensi diri
G.   Tempat Penyelenggaraan                  : Ruang kelas
H.   Alokasi Waktu                                     : 1x45 menit
I.      Pihak yang disertakan                        : Sejumlah siswa kelas XI
J.    Alat dan Perlengkapan                       : Spidol, papan tulis, modul psikologi
K.    Rencana Penilaian                              : Lajapen
L.    Rencana tindak lanjut                         : Melakukan bimbingan yang intensif dengan
  siswa
M.   Catatan khusus                                   : . . . . . . . . . . . . . . . . . . .



Bandar Lampung, 20 Oktober 2012

Mengetahui
Kepala SMAN 1 B. Lampung                                                             Guru Pembimbing



Drs.Adam Kuniawan M.M                                                      Febri Sofyanti, S.Pd
NIP. 08092012                                                                        NIP. 10110079





MATERI :

Bakat adalah sebuah talenta dari Tuhan yang diberikan kepada kita untuk mengembangkan diri seperti yang sudah saya sedikit jelaskan di depan. Bakat itu sendiri berupa pola pikir, kepandaian atau kemampuan yang kita miliki sejak lahir. Walaupun kita memiliki talenta, jika kita tidak berusaha untuk membukanya maka talenta yang diberikan Tuhan akan menjadi sia-sia. Jadi Usaha dan Talenta adalah Jalan untuk sukses bagi seseorang didalam kehidupannya.

Sudahkah teman mengetahui bakat yang dimiliki? Namun jika belum tahu apa bakat yang dimiliki, belum terlambat untuk mengetahuinya alias mumpung masih muda. Teman  hanya butuh empat kunci berikut untuk mengeluarkan potesi Anda yang sesungguhnya.

1. Keahlian
Pernahkah teman mempelajari sesuatu yang benar-benar baru dan ternyata teman dapat menguasainya dengan mudah? Atau mengerjakan sesuatu lebih cepat dari rekan lain? Bisa jadi, itulah bakat yang sedang memanggil, menunggu teman melepaskan dan mengembangkannya.
Misalkan, jika teman dengan mudah bisa menyelesaikan sebuah perhitungan saat orang lain menyumpahi kalkulator, itu artinya bakat teman sebagai seorang akuntan atau banker sedang berusaha muncul dan menyapa teman. Nah, pikirkanlah hal-hal yang begitu mudah bagi teman tetapi tidak bagi teman-teman yang lain. Kemudian, perhatikan bakat apa yang tengah bekerja pada diri teman.

 2. Ketertarikan
Cara lain menemukan bakat adalah dengan memikirkan hal-hal yang begitu teman inginkan. Seringkali hal-hal yang menarik perhatian selalu berkaitan dengan kemampuan alami atau bakat. lni merupakan suatu pola konsisten dalam hidup dan bukan sekadar cara menghabiskan waktu alias hobi semata.

Nah, coba pikirkan apa yang paling teman ingin lakukan seharian? Menonton film? Melatih hewan? Menata barang? Memainkan alat musik? Atau membaca buku? Sesuatu itu tidak harus yang menjadi ambisi teman, meski ambisi merupakan petunjuk kuat adanya bakat yang tengah bekerja.

Jika teman seorang pembaca yang tekun atau rajin menulis di blog, bisa jadi bakat tersembunyi teman adalah menulis. Atau bisa saja ketertarikan pada buku membawa teman –teman  pada karier kepustakaan, penerbitan, dan lain-lain.

 3. Kepuasan
Apa yang membuat teman –teman merasakan kebahagiaan dan kepuasan dalam bekerja? Pekerjaan apa yang membuat teman –teman begitu hanyut dan merasa tak ingin berhenti saat mengerjakannya? Bagi para atlet, perasaan hanyut sering terjadi ketika mereka berolahraga. Sementara bagi para ahli komputer, perasaan hanyut terjadi ketika mereka menghadapi piranti lunak.

Dalam keadaan hanyut, kita memang menjadi sangat terfokus pada kesempatan untuk menggunakan bakat. Alhasil, pola gelombang otak kita saat itu begitu mirip dengan pola gelombang otak ketika kita tertidur lelap. Nah, sekarang apa yang membuat teman –teman terhanyut? Jika teman –teman belum juga menemukan, pikirkan suatu kegiatan yang membuat Anda terlibat sepenuhnya. Mungkin bakat teman –teman ada di sana.

 4. Kebiasaan
Pernahkah teman –teman dipuji karena kemampuan atau sikap Anda? Misalnya, orang menilai teman –teman sebagai karyawan yang sangat teratur atau ide pemasaran teman –teman hebat, atau teman –teman pendengar yang baik, dan lain sebagainya. Lewat komentar orang-orang di sekitar, teman –teman juga bisa mengetahui kemampuan alami teman –teman.

Ketrampilan alami memang bisa muncul dalam berbagai cara. Namun, kadang kita menganggapnya biasa saja karena ketrampilan itu sudah sangat melekat sehingga hampir tak disadari kehadirannya.
Lalu, bagaimana mengenali bakat itu? Coba cermati apa yang membuat orang tertarik pada teman –teman, mengenali Anda atau terfokus pada Anda? Apakah teman –teman menjadi tempat curahan hati teman-teman yang lain? Atau mereka selalu meminta pendapat teman –teman soal pakaian? Nah, di sanalah bakat teman –teman tersimpan. teman –teman hanya perlu mencari kesempatan untuk mengembangkannya.

Inilah beberapa cara untuk meningkatkan potensi diri :


·                     Tetap fokus terhadap potensi – bukan terhadap keterbatasan diri. ketika kita merasa kecil hati karena mungkin diri ini tidak semenarik atau sepintar orang lain. Barangkali tidak ada kebiasaan yang lebih menggerogoti rasa percaya diri daripada kebiasaan untuk melirik orang-orang lain di sekitar kita dan membandingkan diri kita dengan mereka. Dan bila kita melihat ternyata orang lain itu memang lebih menarik atau lebih pintar maka perasaan berharga akan diri sendiri pun mulai luntur.  Maka jawabannya jadilah dirimu sepenuhnya!


·                     Tetap fokus terhadap hal-hal yang bisa kita kerjakan dengan baik
 yang menentukan keberhasilan itu biasanya bukanlah bakat mentah, tapi niat dan ketekunan.

·                     Tanamkan di benak kita bahwa diri kita sebagai orang yang berhasil.
 jika kita bisa menggambarkan hal-hal yang bermanfaat, maka dengan suatu cara tertentu maka hal-hal tersebut pasti akan terlaksana.


·                     Lepaskan diri kita dari tumpuan harapan orang lain.
 Usaha kita untuk menolak penyesuaian diri dan mengembangkan beberapa ciri atau keanehan kecil tertentu adalah suatu langkah menuju kemerdekaan dan rasa percaya diri.


·                     Membina hubungan dengan relasi atau persahabatan yang mendukung.
dengan berusaha di mana pun dan kapan pun untuk membangun suatu jaringan persahabatan yang menopang dan memperkaya hidup. Adapun seandainya ada sahabat atau bahkan keluarga mungkin yang dalam hubungannya dengan kita barangkali kurang harmonis kita jangan dipusingkan dengan masalah itu yang terpenting sebisa mungkin usahakan tetap membina hubungan baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar